CIMB-Principal Balanced Strategic Plus
Nilai Aktiva Bersih/Unit
1.277,49 IDR
Return/Hari
-0.30%
Barometer Bareksa
3.5
Returns
0.08237
Risk
0.02875
Performance
Return
1 BlnYTD1 Yr3 Yr5 Yr
1,15 %4,60 %8,24 %14,56 %-
Return Risk Analysis
Risk Adjusted Return: 0,85
Jensen Alpha: 0,03
Sharpe Ratio: 0,17
Standard Deviation: 0,03
Beta: 0,74
Treynor Ratio: 0,02
Detail Reksa Dana
Jenis Reksa Dana Campuran
Tanggal Peluncuran 28 Mei 2012
Bank Kustodian Deutsche Bank AG
Dana Kelolaan IDR 29.773.105.974,00
Min. Pembelian Awal -
Pembelian Selanjutnya -
Min. Penjualan Kembali -
12 Month Low - High 1.153,50 - 1.319,34

Biaya Transaksi (Maks)

Biaya Pembelian
Maks 3%
Biaya Penjualan Kembali
Maks 1% < 1 tahun dan 0% > 1 tahun
Biaya Switching
Maks 1%
Catatan
Biaya transaksi (pembelian, penjualan, switching) di marketplace reksa dana Bareksa adalah 0%, terkecuali diatur lain di prospektus reksa dana. Ketentuan ini berlaku hingga 31 Desember 2016.
Tujuan Investasi

CIMB-Principal Balanced Strategic Plus bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan investasi yang optimal dalam jangka panjang melalui investasi pada Efek-efek yang tersedia di Pasar Modal dan Pasar Uang, terdiri dari Efek bersifat ekuitas korporasi-korporasi yang tergabung dalam Group Astra International dan/atau Badan Usaha Milik Negara, Surat Utang Negara dan/atau Surat Berharga Syariah Negara dan/atau Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang diterbitkan oleh korporasi-korporasi yang tergabung dalam Group Astra International dan/ atau Badan Usaha Milik Negara, dan instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Kebijakan Investasi

Minimum 1% dan maksimum 79% pada Efek bersifat Ekuitas
Minimum 1% dan maksimum 79% pada Efek bersifat Utang dan/atau Sukuk
Minimum 1% dan maksimum 25% pada Instrumen Pasar Uang

Portofolio Investasi

Astra International Tbk PT
Bank Mandiri Persero Tbk PT
Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk
Obligasi Negara RI FR0072
Obligasi Subord. II Bank Permata Tahun 2011

(Maret 2017)