1 Bln | YTD | 1 Yr | 3 Yr | 5 Yr |
---|---|---|---|---|
3,35 % | 6,62 % | 3,64 % | -8,40 % | -26,08 % |
Jenis Reksa Dana | Campuran |
Tanggal Peluncuran | 27 Mei 1997 |
Bank Kustodian | Standard Chartered Bank |
Dana Kelolaan | IDR 0,00 |
Min. Pembelian Awal | - |
Pembelian Selanjutnya | - |
Min. Penjualan Kembali | - |
12 Month Low - High | 5.537,24 - 6.501,29 |
Biaya Transaksi (Maks) |
---|
Biaya Pembelian Maks. 1,5% |
Biaya Penjualan Kembali Maks. 1,5% |
Biaya Switching Maks. 2% |
Catatan |
---|
Bahana Dana Infrastruktur bertujuan untuk mempertahankan nilai modal dan mendapatkan tingkat keuntungan yang optimal dalam jangka panjang melalui penempatan dana pada Efek bersifat ekuitas, Efek bersifat utang yang termasuk dalam sektor infrastruktur dan dalam instrumen pasar uang.
- minimum 50% (lima puluh persen) dan maksimum 79% (tujuh puluh sembilan persen) dalam Efek bersifat ekuitas yang ditawarkan melalui penawaran umum;
- minimum 10% (sepuluh persen) dan maksimum 40% (empat puluh persen) dalam Efek obligasi; dan
- minimum 0% (nol persen) dan maksimum 15% (lima belas persen) dalam Efek berupa instrumen pasar uang, baik dalam mata uang rupiah maupun dalam mata uang asing.
Astra International Tbk
Harum Energy Tbk
Indosat Tbk
Merdeka Battery Materials Tbk
Merdeka Copper Gold Tbk
OBLIGASI BERKELANJUTAN III INDAH KIAT PULP & PAPER TAHAP II TAHUN 2022 SERI B
OBLIGASI I BUMA TAHUN 2023 SERI B
Pantai Indah Kapuk Dua Tbk
TD - BRI
Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
(September 2024)