Selasa, 09 Juni 2020 16:50:20 WIB

Reksadana Indeks Saham Ini Naik 4,3 Persen Sehari, Apa Isi Portofolionya?

Kemarin, IHSG terpantau naik 2,48 persen dan ditutup di level 5.070,56
Hanum Kusuma Dewi
Petugas keamanan berdiri di samping grafik pergerakan saham dan patung banteng wulung di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Bareksa.com - Pada Senin, 8 Juni 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang jadi acuan pasar modal Indonesia kembali naik menyentuh area 5.000, seiring mulainya pelonggaran pembatasan dalam fase new normal pasca pandemi virus corona Covid-19. Hal ini turut mendorong investasi berbasis saham seperti reksadana saham dan reksadana indeks saham.

Kemarin, IHSG terpantau naik 2,48 persen dan ditutup di level 5.070,56, area yang belum tersentuh sejak pertengahan Maret lalu. Bersamaan dengan peningkatan IHSG ini, sejumlah reksadana indeks juga membukukan peningkatan yang bahkan lebih besar daripada kenaikan IHSG.

Berdasarkan data Bareksa, semua reksadana indeks yang tersedia di Marketplace Bareksa mencatatkan peningkatan nilai aktiva bersih (NAB) pada perdagangan kemarin. Enam reksadana indeks yang ada di Bareksa naik di kisaran 3,16 persen hingga 4,3 persen dalam sehari.

Tabel Reksadana Indeks di Bareksa per 8 Juni 2020

Sumber: Bareksa.com

Reksadana indeks yang mencatatkan peningkatan terbesar adalah Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund. Reksadana ini naik 4,30 persen dalam sehari pada 8 Juni 2020

Bila dilihat dalam jangka waktu sebulan, reksadana indeks saham ini sudah naik 20,51 persen per 8 Juni 2020. Kinerjanya sebulan mengalahkan IHSG yang naik 10,29 persen, Indeks LQ45 yang naik 15,89 persen dan Indeks Reksa Dana Saham Bareksa yang menguat 9,33 persen.

Grafik Pergerakan Reksadana, Indeks Saham dan Indeks Reksadana

Sumber: Bareksa.com

Reksadana yang dikelola oleh Syailendra Capital ini menggunakan indeks MSCI Indonesia sebagai acuan. Indeks MSCI Indonesia berisikan sejumlah saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia yang menjadi acuan investor global.

Portofolio investasi reksadana ini berdasarkan fund fact sheet April 2020 yakni saham-saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Bank Mandiri (Persero) Tbk, Astra International Tbk, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Indofood Sukses Makmur Tbk.

Per April 2020, dana kelolaan (asset under management) reksadana ini sebesar Rp582,63 miliar. Reksadana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund bisa dibeli di Bareksa dengan minimum pembelian awal dan penjualan kembali hanya Rp50.000.

Sebagai informasi, reksadana indeks merupakan reksadana saham yang dikelola secara pasif dengan mengacu pada indeks saham tertentu. Saham-saham yang berada dalam reksadana indeks sama dengan yang masuk dalam indeks acuannya.

Perlu diingat, seperti halnya investasi saham, investasi reksadana indeks saham memiliki risiko pergerakan pasar yang cepat. Sehingga, investasi reksadana indeks saham disarankan untuk investor dengan profil risiko agresif yang bisa menerima risiko tinggi (risk taker) serta untuk investasi jangka panjang (di atas lima tahun).

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.