Rabu, 13 November 2019 14:37:11 WIB

Lima Keunggulan Sukuk Tabungan ST006 Dibandingkan Deposito Bank

Sukuk Tabungan adalah surat berharga negara (SBN) untuk masyarakat ritel yang dikelola dengan prinsip syariah
Hanum Kusuma Dewi
ST006 dijamin 100 persen oleh pemerintah baik pokoknya maupun pembayaran imbalannya. Artinya, jaminan pemerintah bisa mencapai Rp3 miliar, sesuai kepemilikan maksimal di ST006.

Bareksa.com - Kita sudah sangat paham yang namanya tabungan dan deposito bank, untuk menyimpan uang yang aman dan risiko kecil. Namun, kita perlu juga tahu ada produk Sukuk Tabungan yang memiliki potensi imbal hasil lebih besar daripada deposito, sekaligus aman, dan dijamin pemerintah.

Sukuk Tabungan adalah satu jenis surat berharga negara (SBN) untuk masyarakat ritel yang dikelola dengan prinsip syariah sehingga halal dan bebas riba. Sukuk adalah bukti kepemilikan sebagian aset negara yang disewakan kepada pemerintah dan bukan surat utang.


Bila kita membeli sukuk, artinya kita membeli aset negara. Aset ini kemudian akan kita sewakan kembali kepada pemerintah hingga saat jatuh tempo, atau masa berlakunya habis. Pada saat jatuh tempo, pemerintah akan mengembalikan uang pokok kita secara utuh dan aset negara pun kita kembalikan.

Sukuk Tabungan (ST), sesuai dengan namanya, memiliki sifat yang mirip dengan tabungan atau deposito bank tetapi memiliki sejumlah keunggulan. Sukuk Tabungan memiliki jangka waktu atau masa berlaku dua tahun.

Seri terbaru Sukuk Tabungan, ST006, ditawarkan hanya dalam periode 1-21 November 2019. Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, sudah menetapkan imbal hasilnya sebesar minimal 6,75 persen per tahun.

Meski namanya adalah tabungan, ST memiliki keunggulan lebih dibandingkan tabungan bank atau deposito pada umumnya. Berikut ulasannya.

1. Penetapan Imbalan

Imbalan ST006 ditetapkan sebesar minimal 6,75 persen per tahun dengan sistem floating with floor. Artinya, imbalan bisa naik bila tingkat imbalan acuan naik tetapi tidak bisa turun lebih rendah daripada batas minimal tersebut.

Hal ini berbeda dengan suku bunga atau imbalan pada deposito yang bisa naik dan turun sesuai dengan suku bunga acuan.

2. Pajak lebih rendah

Keuntungan ST006 dikenakan pajak sebesar 15 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan pajak bunga deposito sebesar 20 persen per tahun. Maka, berinvestasi di ST006 tentu lebih optimal.

Bila kita bandingkan, imbalan ST006 lebih tinggi dibandingkan dengan deposito perbankan yang hanya 5,7 persen per tahun berdasarkan data Pusat Informasi Pasar Uang Bank Indonesia 11 November 2019. Setelah dipotong pajak, imbalan bersih ST006 sebesar 5,74 persen per tahun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata suku bunga bersih perbankan yang hanya 4,8 persen per tahun.

Tabel Perbandingan Imbal Hasil ST006 Vs. Deposito Bank

Sumber: *Pusat Informasi Pasar Uang Bank Indonesia 11 November 2019, diolah Bareksa

3. Pencairan awal tanpa pinalti

Bila kita memiliki deposito berjangka, kita tidak bisa mencairkannya sebelum jatuh tempo. Kecuali, kita bersedia dikenakan pinalti oleh bank, sehingga akhirnya keuntungan yang kita terima pun semakin kecil.

Sementara itu, ST006 bisa dicairkan lebih awal setelah 1 tahun berinvestasi dengan fasilitas early redemption. Syaratnya, minimal kepemilikan awal Rp2 juta, dan nilai yang bisa dicairkan awal 50 persen dari total investasi awal. Semuanya itu tanpa dikenakan biaya atau redemption cost dari pemerintah, alias gratis.

4. Modal Terjangkau

Kalau kita ingin membuka deposito bank, diperlukan saldo minimum yang besar, sekitar Rp5 juta. Itupun mendapatkan imbal hasil (rate) yang lebih rendah dibandingkan dengan saldo lebih besar, misal Rp2 miliar.

Di sisi lain, ST006 ditujukan untuk investor individu atau ritel yang memiliki keterbatasan modal, sehingga pembelian awal sangat terjangkau, mulai dari Rp1 juta (1 unit) saja. Maksimal pembelian untuk satu investor dalam satu seri adalah maksimal Rp3 miliar (3000 unit). Persentase imbal hasil yang diterima antara yang menaruh Rp1 juta dan Rp3 miliar sama saja, yakni 6,75 persen per tahun.

5. Dijamin 100 persen

Tabungan atau deposito dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) sebesar maksimal Rp2 miliar. Sementara itu, ST006 dijamin 100 persen oleh pemerintah baik pokoknya maupun pembayaran imbalannya. Artinya, jaminan pemerintah bisa mencapai Rp3 miliar, sesuai kepemilikan maksimal di ST006.

Itulah ulasan perbandingan Sukuk Tabungan ST006 dan deposito bank. Untuk mudahnya bisa dilihat dalam tabel berikut ini.

Tabel Perbandingan Sukuk Tabungan dan Deposito


Sumber: Bareksa.com

Ternyata ST006 sangat menguntungkan ya bagi masyarakat investor. Selain keuntungan bagi investor, ST006 ini sangat bermanfaat bagi negara karena membantu membiayai APBN, terutama proyek-proyek berdampak lingkungan.

Jadi, bila kita membeli ST006, kita bisa berinvestasi sekaligus membantu negara. Ayo pesan sekarang!

* * *

Ingin berinvestasi halal yang dijamin negara?

Sukuk Tabungan seri ST006 hanya bisa dibeli selama masa penawaran 1-21 November 2019. Kamu bisa mendaftar untuk memesan ST006 di Bareksa.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi ST006? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Belum punya NPWP tapi mau ikut beli ST006? Boleh pinjam NPWP orang tua atau suami.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan ST006.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.