Senin, 07 Oktober 2019 16:00:23 WIB

Nabung di Reksadana Syariah Vs Bank untuk Umroh, Mana Lebih Untung?

Reksadana syariah dikelola berdasarkan prinsip-prinsip Islami dan sudah mendapatkan fatwa halal dari MUI
Hanum Kusuma Dewi
ada reksadana syariah yang bisa menjadi alternatif yang aman dan halal untuk mengumpulkan uang. Terlebih lagi, kini ada platform Bareksa Umroh yang menyediakan rencana menabung reksadana syariah. Selain itu, tidak perlu repot mencari biro perjalanan lagi karena Bareksa Umroh sudah bekerja dengan travel agent terpercaya yang menawarkan berbagai pilihan budget.

Bareksa.com - Banyak orang yang merindukan untuk beribadah umroh di Tanah Suci, meskipun saat ini belum memiliki biayanya. Bagi calon jemaah dari Indonesia, pergi berangkat ke Arab Saudi memerlukan dana yang tidak sedikit.

Menabung adalah satu cara untuk mengumpulkan uang agar dapat berangkat umroh. Akan tetapi, bila hanya menabung di bank saja seringkali uang justru terpakai untuk kebutuhan sehari-hari. Belum lagi ada potongan biaya admin dan pajak yang menjadikannya kurang efisien.


Sementara itu, ada reksadana syariah yang bisa menjadi alternatif yang aman dan halal untuk mengumpulkan uang. Terlebih lagi, kini ada platform Bareksa Umroh yang menyediakan rencana menabung reksadana syariah. Selain itu, tidak perlu repot mencari biro perjalanan lagi karena Bareksa Umroh sudah bekerja dengan travel agent terpercaya yang menawarkan berbagai pilihan budget.

Misalnya, salah satu rencana yang tersedia di Bareksa Umroh adalah Barokah dengan estimasi harga Rp23,5 juta. Ingat, rencana ini tidak mengikat pada pembelian paket tetapi sebagai referensi perkiraan dana yang ingin kita kumpulkan.

Bila kita memilih paket tersebut di Bareksa Umroh, akan tampil detail paket termasuk maskapai dan hotel. Kemudian kita bisa memilih jumlah peserta dan tipe kamar, maka akan muncul estimasi harga. Dari sini, kita bisa menggeser pointer atau mengetik angka investasi yang bisa kita masukkan tiap bulan.

Anggap saja kita bisa menyisihkan Rp1 juta per bulan (setara Rp34.000 per hari), sehingga jangka waktu kita menabung sekitar 24 bulan. Kemudian kita pilih reksadana syariah, yang di sini contohnya adalah Syailendra Sharia Money Market Fund.

Simulasi Reksadana

Untuk mengetahui seperti apa hasil menabung selama 24 bulan di reksadana pasar uang syariah, mari kita gunakan simulasi reksadana Bareksa. Simulasi ini berdasarkan data historis reksadana yang bisa memberikan ilustrasi mengenai kinerja reksadana, tetapi bukan jaminan pasti ke depan.

Dengan modal awal Rp1 juta dan penambahan dana (top up) Rp1 juta tiap bulan, maka dalam waktu dua tahun kita bisa mengumpulkan modal Rp25 juta. Itu baru modalnya saja, bagaimana hasilnya?

Sumber: Bareksa.com

Menurut simulasi reksadana Bareksa, hasil investasi di reksadana syariah bisa mencapai Rp26,46 juta dalam dua tahun (per 4 Oktober 2019). Ada keuntungan (imbal hasil) Rp1,46 juta atau sekitar 5,85 persen dari reksadana dalam dua tahun, yang sudah bebas pajak dan biaya admin.

Bandingkan dengan menabung di rekening bank biasa, dengan bunga hanya 2 persen per tahun, hasilnya hanya Rp25,55 juta. Itupun belum dipotong pajak bunga dan administrasi bulanan. Bisa-bisa, modalnya malah berkurang.

Perlu diingat, rencana yang ada di Bareksa Umroh tidak mengikat dengan harga paket karena itu hanya perkiraan (estimasi). Jangka waktu juga tidak mengikat karena kita bisa mengatur sendiri dana per bulan sesuai kemampuan.

Kalau kita melewati jangka waktu, atau lebih cepat dari rencana, tidak akan dikenakan pinalti. Justru, semakin lama menabung reksadana, semakin besar potensi imbal hasil yang didapat.

Apakah imbal hasilnya halal?

Ya, reksadana syariah halal karena dikelola berdasarkan prinsip-prinsip Islami dan sudah mendapatkan fatwa halal dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Reksadana berpotensi memberi imbal hasil lebih tinggi daripada deposito. Selain itu, reksadana adalah investasi resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Nah, kalau uang kita di reksadana syariah sudah mencapai target, kita bisa menyelesaikan rencana dan membeli paket dengan dana tersebut tanpa pindah platform. Cukup mudah bukan?

Ayo buat rencanamu sekarang, daftar segera di Bareksa Umroh.

* * *

Ingin menabung reksadana syariah untuk umroh?

- Cara daftar jadi nasabah Bareksa Umroh, klik tautan ini
- Sudah punya akun Bareksa dan mau nabung umroh, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.