Kamis, 05 September 2019 14:43:29 WIB

Metode Pembayaran Semakin Mudah, Pemerintah Optimistis Jual SBR008 Rp2 Triliun

Tiga kanal pembayaran baru menambah kemudahan transaksi secara digital
Issa Almawadi
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Luky Alfirman dalam konferensi pers peluncuran Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR008 di Jakarta, Kamis (5/9/2019). (Issa Almawadi/Bareksa)

Bareksa.com – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan tak muluk-muluk dalam menetapkan target penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri terbaru SBR008. Dengan adanya pertambahan kanal pembayaran baru, pemerintah pun optimis target penjualan instrumen investasi ini bisa tercapai meski kupon yang ditawarkan lebih rendah daripada seri sebelumnya.

Seiring dengan karakternya yang non-tradable, target penjualan SBR008 hanya sebesar Rp2 triliun saja. Target tersebut serupa dengan seri SBR sebelum-sebelumnya yakni SBR006 dan SBR007. Hanya saja, setelah realisasi penjualan, SBR006 dan SBR007 melebihi target.


Lalu bagaimana keyakinan pemerintah terhadap instrumen yang menetapkan kupon 7,2 persen per tahun, atau lebih rendah ketimbang SBR seri sebelumnya?

Direktur JPPR Kemenkeu Luky Alfirman menyampaikan, tetap optimistis menawarkan SBR008 kepada masyarakat. Pasalnya, SBR008 juga memiliki karakter floating with floor. Artinya, dengan acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate, kupon SBR008 tak akan turun dari 7,2 persen.

“Target masih sama seperti sebelumnya karena ini non-tradable. Berbeda dengan yang tradeable biasanya target lebih tinggi,” ujar Luky di Jakarta, Kamis, 5 September 2019.

Luky menyatakan SBR008 memiliki tenor 2 tahun dengan pemesanan minimal Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar. Proses pemesanan pembelian dapat dilakukan secara online melalui 4 tahap yaitu registrasi, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi.

Selain itu, ada yang berbeda juga dengan SBR008 ini. Terutama dengan ditambahnya tiga kanal pembayaran baru yang telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan sebagai lembaga persepsi (Bukalapak, Tokopedia dan Finnet) sehingga total bank/pos/lembaga persepsi yang dapat melayani pembayaran pembelian SBR menjadi 86 perusahaan. Kanal pembayaran baru ini mendukung semangat digital yang memang diusung oleh e-SBN.

Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SBR008 dapat segera melakukan registrasi dengan cara menghubungi Mitra Distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online). Pada masa penawaran SBR008, terdapat 22 Mitra Distribusi yang terdiri dari 13 Bank, 4 Perusahaan Efek, 3 Perusahaan Efek Khusus (APERD Fintech), dan 2 Perusahaan Fintech Peer-to-Peer Lending.

“Jadi metode pembayaran semakin dimudahkan," ungkap Luky.

Sebagai tambahan informasi, peluncuran SBR008 mengusung tema “Saving in Style, Secantik Batik”. Acara ini dikemas dalam bincang eksklusif yang tidak hanya menjelaskan pentingnya investasi bagi masa depan, tetapi juga memperkenalkan keindahan batik nusantara yang kini memiliki nilai jual tinggi.

Peluncuran SBR008 secara resmi ditandai dengan penggoresan canting bermalam di atas kain. SBR008 ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SUN ritel, serta memperluas basis investor dalam negeri dengan menyediakan alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan dengan masa penawaran 5-19 September 2019.

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

SBR008 hanya bisa dipesan selama masa penawaran 5-19 September 2019. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi SBN? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan SBN seri berikutnya.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli SBN? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

(hm)