Senin, 19 Agustus 2019 12:08:24 WIB

Masih Ragu Aspek Syariah Sukuk Tabungan ST005? Ini Penjelasan Kemenkeu

ST005 ini memiliki masa berlaku 2 tahun dan akan jatuh tempo pada 10 Agustus 2021
Muhammad Ikhsan B
Investasi Cinta Negeri Sukuk Tabungan ST005 (Kemenkeu)

Bareksa.com – Masyarakat Indonesia kini bisa berinvestasi sekaligus membantu negara dengan membeli Sukuk Tabungan (ST) seri terbaru, ST005 yang dijual secara online. Produk yang termasuk Surat Berharga Negara (SBN) syariah ini menggunakan prinsip-prinsip Islami yang memberikan keuntungan bagi investornya tanpa riba.

Karena khusus untuk masyarakat (investor) ritel, modal pembelian ST005 sangat terjangkau, mulai dari Rp1 juta (1 unit) saja. Pembelian juga bisa dilakukan dengan kelipatan Rp1 juta hingga maksimal Rp3 miliar per individu selama masa penawaran 8-21 Agustus 2019.


ST005 ini memiliki masa berlaku 2 tahun saja dan akan jatuh tempo pada 10 Agustus 2021. Tidak perlu ragu dan khawatir uang kita bisa hilang, karena baik uang pokok maupun pembayaran imbalan ST005 dijamin 100 persen oleh pemerintah.

Apakah Sukuk Tabungan telah sesuai dengan prinsip syariah ?

Sukuk Tabungan telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

- Sukuk Tabungan seri ST004, ST005, dan ST006 telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) melalui Surat Pernyataan Kesesuaian Syariah DSN-MUI Nomor B-319/DSNMUI/IV/2019 tanggal 23 April 2019

- Sukuk Tabungan seri ST003 telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) melalui Surat Pernyataan Kesesuaian Syariah DSN-MUI Nomor B-090/DSN-MUI/I/2019 tanggal 29 Januari 2019

- Sukuk Tabungan seri ST002 telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) melalui Surat Pernyataan Kesesuaian Syariah DSN-MUI Nomor B-707/DSN-MUI/X/2018 tanggal 19 Oktober 2018.

Akad apa yang digunakan dalam penerbitan Sukuk Tabungan?

Struktur akad yang digunakan dalam penerbitan Sukuk Tabungan adalah struktur akad Wakalah. Struktur akad ini mengacu pada Fatwa DSN-MUI Nomor 95 Tahun 2014 tentang SBSN Wakalah. Melalui struktur akad ini, dana hasil penerbitan akan digunakan untuk kegiatan investasi berupa pembelian hak manfaat Barang Milik Negara untuk disewakan kepada pemerintah serta pengadaan proyek untuk disewakan kepada pemerintah. Imbalan berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut yang berupa uang sewa (ujrah).

Underlying asset apa yang digunakan dalam penerbitan Sukuk Tabungan?

Aset yang digunakan sebagai dasar penerbitan Sukuk Tabungan (underlying asset) terdiri dari dua jenis, yaitu: Barang Milik Negara (berupa tanah dan/atau bangunan) dan proyek/kegiatan dalam APBN.

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Sukuk Tabungan seri ST005 hanya bisa dibeli selama masa penawaran 8-21 Agustus 2019. Meski masa penawaran belum dibuka, kita sudah bisa mendaftar terlebih dahulu untuk memesan ST005 di Bareksa.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi ST005? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan ST005.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli ST005? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

(KA02/AM)