Jumat, 16 Agustus 2019 11:36:56 WIB

LPS : Bunga Simpanan Bank akan Turun Lebih Cepat ke Level Lebih Rendah

Sebagai alternatif investasi di tengah penurunan bunga simpanan bank, kamu bisa memilih Sukuk Tabungan ST005
Issa Almawadi
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah (tengah) didampingi Kepala Eksekutif Fauzi Ichsan (kanan) memberikan keterangan pers terkait review suku bunga penjaminan LPS di Jakarta, Rabu (12/9). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Bareksa.com – Indikator likuiditas yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 13 Agustus 2019 memperkirakan tren suku bunga simpanan perbankan akan berlanjut secara gradual. Bahkan, adanya penurunan tingkat bunga penjaminan LPS akan memperkuat dan mempercepat proses penurunan tingkat bunga simpanan ke level yang lebih rendah.

LPS menerangkan, suku bunga simpanan rupiah sepanjang Juli 2019 terpantau stabil dan secara bertahap mulai menunjukkan penurunan. Rata-rata tingkat bunga deposito rupiah (22 moving daily average) bank benchmark LPS pada akhir Juli 2019 mencapai 6,08 persen, turun 6 bps dari posisi akhir Juni 2019.


Sementara rata-rata suku bunga minimum dan maksimal tercatat masing-masing turun 3 dan 8 bps ke level 5,02 persen dan 7,15 persen. Sementara tingkat bunga deposito valuta pada periode yang sama juga menunjukan penurunan meski dalam kisaran yang lebih terbata, tercatat untuk rata-rata dan maksimal mengalami penurunan masing-masing 2 dan 5 bps ke level 1,24 persen dan 1,91 persen.

Menurut LPS, suku bunga simpanan perbankan mulai menunjukkan tren penurunan merespon penurunan BI7DRR dan langkah pelonggaran yang ditempuh BI.

“Meredanya kompetisi pada bunga spesial rate memberikan ruang bagi perbankan memperbaiki struktur biaya dana,” tulis LPS.

Tren Suku Bunga Perbankan

Sumber: LPS

Rendahnya suku bunga perbankan tak perlu kamu khawatirkan. Apalagi, bagi kamu yang sering menanaman sebagian penghasilan di instrumen deposito.

Jika kamu merasa ingin mendapat imbal hasil yang lebih tinggi di atas deposito, maka kini sudah hadir Sukuk Tabungan seri ST005 yang menawarkan imbalan 7,4 persen per tahun.

Bahkan, imbalan itu merupakan imbalan minimal yang artinya tidak akan turun sampai jatuh tempo. Selain itu, imbalan tersebut juga merupakan imbalan mengambang dengan mengacu pada BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7DRRR) setiap tiga bulan sekali.

Simulasi Imbalan ST005

Sumber: Kemenkeu

Sukuk Tabungan juga aman, dan dijamin pemerintah. Selain itu, pengenaan pajaknya pun hanya 15 persen atau lebih rendah dari bunga deposito 20 persen. Kamu pun bisa memulai investasi di ST005 cukup dengan menyisihkan uang Rp1.000.000 sampai dengan maksimal Rp3 miliar.

Menarik bukan?

Sebagai informasi, masa penawaran ST005 akan segera berakhir pada 21 Agustus 2019. Jadi, tunggu apalagi?Ayo  #JadiLebihBijak dengan Investasi Cinta Negeri melalui ST005.

* * *

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Sukuk Tabungan seri ST005 hanya bisa dibeli selama masa penawaran 8-21 Agustus 2019. Meski masa penawaran belum dibuka, kita sudah bisa mendaftar terlebih dahulu untuk memesan ST005 di Bareksa.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi ST005? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan ST005.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli ST005? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

(AM)