Jumat, 16 Agustus 2019 15:38:47 WIB

HUT RI Ke-74, Buktikan Cintamu Pada Negeri dengan Investasi Sukuk Tabungan ST005

Hingga kini minat investor lokal utamanya sektor ritel terhadap Surat Berharga Negara masih minim
Abdul Malik
Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) I Dewa Agung Ayu Alamanda Diastari mencium bendera Merah Putih saat mengikuti upacara pengukuhan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/8/2019). Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.

Bareksa.com - Pada tanggal 17 Agustus 2019 ini, Indonesia merayakan hari ulang tahun kemerdekaannya yang ke-74. Usia kemerdekaan Indonesia tidaklah muda, namun bagaimana cara kita memaknai kemerdekaan? Sebab saat ini tidaklah sama dengan zaman penjajahan dulu ketika para pahlawan berjuang mengorbankan jiwa dan raganya melawan penjajah demi merebut kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Meski begitu, ada banyak cara untuk menunjukkan cinta kepada negara kita, Indonesia. Salah satunya kita bisa ikut ambil bagian dalam membantu pembangunan negara. Di antaranya dengan cara membeli instrumen investasi Surat Utang Negara (SUN), yang hasil penjualannya digunakan untuk membangun negara, mulai pembangunan sektor infrastruktur hingga pendidikan.


Sayangnya, hingga kini minat investor lokal utamanya sektor ritel terhadap Surat Berharga Negara masih minim. Menurut catatan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, hingga saat ini investor ritel lokal baru menyumbang 3 persen terhadap total portofolio SBN. Padahal sejatinya pemerintah menargetkan kontribusi investor ritel lokal mencapai 5 persen.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan minat investor asing terhadap SBN. Per 12 Agustus 2019 kepemilikan asing di SBN mencapai Rp1.005,17 triliun. Porsi investor asing di SBN sekitar 40 persen.

  

https://www.kemenkeu.go.id/media/12996/header.png
Pamflet investasi cinta negeri Sukuk Tabungan ST005 (Sumber : Kemenkeu)

Sukuk Tabungan ST005

Pemerintah terus mendorong kontribusi masyarakat untuk ikut membiayai pembangunan negara. Investor domestik terutama ritel atau perorangan, didorong berinvestasi di instrumen surat utang yang diterbitkan negara seperti Sukuk Negara Tabungan (ST) seri ST005 yang bisa dibeli secara online melalui Bareksa.

Sudah saatnya masyarakat semakin terlibat dalam mendukung anggaran pemerintah. Sebab, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh negara secara langsung, tetapi juga bagi masyarakat yang membeli surat utang negara, atau disebut sebagai investor.

Kementerian Keuangan meluncurkan dan membuka masa penawaran Sukuk Negara Tabungan Seri ST005 pada Kamis (8/8/2019) kepada investor individu warga negara Indonesia. Masa penawaran berlangsung hingga 21 Agustus 2019.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Luky Alfirman, mengatakan penerbitan Sukuk Tabungan ST005 ditargetkan meraup dana Rp2 triliun.

Sukuk Tabungan ST005 menawarkan imbal hasil minimal 7,4 persen per tahun dengan sistem floating with floor (mengambang) yang merupakan hasil dari suku bunga acuan Bank Indonesia 7 days Revers Repo Rate 5,75 persen ditambah spread 165 basis poin.

Nilai imbal hasil 7,4 persen itu berlaku untuk pembayaran kupon periode pertama yakni pada 10 Oktober dan 10 November 2019. Tingkat imbalan berikutnya akan disesuaikan setiap tiga bulan.

Proses pemesanan pembelian ST005 bisa dilakukan secara online melalui tahapan mulai registrasi, pemesanan, pembayaran dan setelmen. Sebelum melakukan pembelian, setiap calon investor perlu memahami memorandum informasi ST005. Penjualan sukuk ini melibatkan 22 mitra distribusi, termasuk Bareksa.

Melalui investasi Sukuk Tabungan Seri ST005, pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berinvestasi secara langsung sekaligus berpartisipasi membangun negeri.

Sukuk Tabungan dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Pokok-pokok ketentuan dan persyaratan Sukuk Tabungan ST005

1. Periode Registrasi Investor
Setiap saat pada mitra distribusi yang telah ditetapkan.

2. Masa Penawaran
Pembukaan : 8 Agustus 2019 pukul 09.00 WIB
Penutupan : 21 Agustus 2019 pukul 10.00 WIB

3. Bentuk dan Karakteristik Sukuk Negara
Tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan (non-tradable), tidak dapat dilikuidasi/dicairkan sampai dengan jatuh tempo kecuali pada periode early redemption.

4. Tanggal Penetapan Penjualan : 26 Agustus 2019

5. Tanggal Setelmen : 28 Agustus 2019

6. Tanggal Jatuh Tempo : 10 Agustus 2021

7. Minimum Pemesanan : Rp1.000.000

8. Maksimum Pemesanan : Rp3.000.000.000

9. Underlying Asset : barang milik negara (BMN), dan proyek APBN Tahun 2019

10. Akad : wakalah

11. Jenis imbalan/kupon : mengambang dengan imbalan/kupon minimal (floating with floor)

12. Tingkat imbalan/kupon :
a. Tanggal pembayaran imbalan/kupon pertama kali pada 10 Oktober 2019 (long coupon)
b. Untuk periode pertama (yang akan dibayar pada tanggal 10 Oktober 2019 dan 10 November 2019 berlaku kupon 7,4 persen per tahun (BI 7 days Revers Repo Rate 5,75 persen ditambah spread tetap 165 basis poin)
c. Tingkat imbalan/kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada tanggal penyesuaian imbalan sampai dengan tanggal jatuh tempo.
d. Tanggal mulai berlakunya kupon yang disesuaikan : 11 Februari, 11 Mei, 11 Agustus, 11 November setiap tahun.
e. Penyesuaian tingkat imbalan/kupon didasarkan pada tingkat imbalan acuan ditambah spread tetap 165 bps (1,65 persen)
f. Tingkat imbalan/kupon 7,4 persen per tahun adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan imbalan tingkat/kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo. 

13. Tanggal Pembayaran Imbalan/Kupon
Setiap tanggal 10 setiap bulannya. Dalam hal tanggal pembayaran imbalan/kupon bukan pada hari kerja, maka pembayaran imbalan/kupon dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi imbalan/kupon. Hari kerja adalah hari di mana operasional sistem pembayaran diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

14. Pembayaran Imbalan/Kupon Pertama Kali (Long Coupon) : 10 Oktober 2019

15. Periode Penyampaian Minat Pencairan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) :
Pembukaan : 24 Juli 2020 pukul 09.00 WIB
Penutupan : 4 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB

16. Tanggal Setelmen Early Redemption : 10 Agustus 2020

17. Nilai Maksimal Early Redemption : 50 persen dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing mitra distrubusi.

Jadi tunggu apalagi? Ayo buktikan cintamu kepada negara dengan berinvestasi di Sukuk Tabungan ST005 untuk membantu pembangunan.

* * *

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Sukuk Tabungan seri ST005 hanya bisa dibeli selama masa penawaran 8-21 Agustus 2019. Meski masa penawaran belum dibuka, kita sudah bisa mendaftar terlebih dahulu untuk memesan ST005 di Bareksa.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi ST005? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan ST005.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli ST005? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.