Selasa, 13 Agustus 2019 11:23:01 WIB

Reksadana Pasar Uang Dorong AUM Reksadana Juli 2019 Naik 5,59 Persen

Pertumbuhannya mencapai 33,32 persen menjadi Rp60,8 triliun dari Rp45,6 triliun pada akhir 2018
Issa Almawadi
Ilustrasi investor sedang mengamati pertumbuhan dana kelolaan industri reksadana melalui layar monitor. (shutterstock)

Bareksa.com – Reksadana jenis pasar uang masih menjadi kontributor pertumbuhan dana kelolaan atau asset under management (AUM) industri reksadana per Juli 2019. Itulah cuplikan data yang tertuang dalam Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report July 2019.

Mengutip data tersebut, AUM industri reksadana naik 5,59 persen secara year to date dari Rp507,3 triliun menjadi Rp535,6 triliun. Dengan catatan itu, AUM reksadana mencapai level tertinggi sepanjang masa.


Dari beberapa jenis yang ada, reksadana pasar uang masih menjadi yang tumbuh tertinggi. Pertumbuhannya mencapai 33,32 persen menjadi Rp60,8 triliun dari posisi akhir tahun 2019 Rp45,6 triliun.

Catatan itu juga menjadi level AUM tertinggi reksadana pasar uang sepanjang masa.

Sementara, reksadana ETF menjadi yang tumbuh tertinggi kedua setelah reksadana pasar uang. Pertumbuhannya mencapai 20,06 persen menjadi Rp13,8 triliun. Hanya saja, jumlah tersebut melambat ketimbang posisi kuartal II 2019 sebesar Rp14,2 triliun.

AUM Reksadana per Juli 2019

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report July 2019

Di sisi lain, reksadana saham yang merupakan kontributor terbesar dari sisi nilai masih mencatat pertumbuhan minus. Per Juli 2019, nilainya Rp160,5 triliun atau turun 2,57 persen dari posisi akhir 2018 yang sebesar Rp164,7 triliun.

Sebagai tambahan informasi, per Juli 2019 ada sebanyak 2.121 produk reksadana.

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Sebagian isi artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan Industri reksadana Bareksa: Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report July 2019. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi marketing@bareksa.com (cc: data@bareksa.com).

(AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.