Senin, 12 Agustus 2019 09:33:21 WIB

Mau Gaji Rp15,7 Juta per Bulan Halal Tanpa Kerja Selama 2 Tahun? Ini Caranya

Modal investasi ST005 mulai dari Rp1 juta untuk 1 unit hingga Rp3 miliar atau 3000 unit
Muhammad Ikhsan B
Ilustrasi investor Muslimah yang berinvestasi di Sukuk Tabungan ST005 (shutterstock)

Bareksa.com - Berinvestasi adalah menanam modal dalam aset-aset dengan harapan nilainya akan naik di masa depan. Dengan berinvestasi, kita bisa mendapatkan potensi imbal hasil yang lebih besar daripada sekedar menabung.

Investasi pada dasarnya mengandung risiko, tetapi ada instrumen yang risikonya sangat rendah karena dijamin oleh negara yaitu Sukuk Tabungan (ST). Sukuk Tabungan adalah satu jenis surat berharga negara untuk masyarakat ritel yang dikelola dengan prinsip syariah atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Sukuk adalah bukti kepemilikan sebagian aset negara yang disewakan kepada pemerintah dan bukan surat utang.


Pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini tengah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) ritel berjenis Sukuk Tabungan dengan seri terbaru ST005.

Seri terbaru Sukuk Tabungan, ST005, hanya bisa dipesan selama masa penawaran 8-21 Agustus 2019. Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, sudah menetapkan imbal hasilnya minimal 7,4 persen per tahun.

Mengutip Kementerian Keuangan, kupon ST005 yang sebesar 7,4 persen per tahun berasal dari suku bunga acuan BI yang berlaku saat ini senilai 5,75 persen ditambah spread tetap 165 bps atau 1,65 persen.

Kalau kita punya dana menganggur Rp3 miliar, kita bisa membeli ST005 ini sebanyak 3000 unit untuk mendapatkan keuntungan yang ditransfer langsung ke rekening per bulan. Plus, setelah 2 tahun, uang kita akan dikembalikan utuh oleh pemerintah.

Nah, berapa kupon per bulan yang diterima jika kita membeli ST005 senilai Rp3 miliar?

Jika seorang investor membeli ST005 senilai Rp3 miliar, maka investor akan memeroleh kupon kotor senilai Rp222 juta per tahun, atau setara Rp18,5 juta per bulan. Namun, kupon ini belum memperhitungkan potongan pajak.

Pemerintah mengenakan pajak 15 persen dari kupon yang diterima investor karena kupon ini tergolong penghasilan investasi. Perlu diketahui, besaran pajak kepada investor sukuk ini lebih rendah dibandingkan pajak deposito yang ditetapkan 20 persen.

Berikut adalah simulasi perhitungan keuntungan investor


Sumber : diolah Bareksa.com

Seperti terlihat di dalam tabel, keuntungan bersih yang didapatkan investor per bulan Rp15,7 juta.

Bagi investor yang ingin melakukan pemesanan Sukuk Tabungan ST005 perlu mengetahui pokok-pokok ketentuan dan persyaratannya berikut :

1. Periode Registrasi Investor
Setiap saat pada mitra distribusi yang telah ditetapkan.

2. Masa Penawaran
Pembukaan : 8 Agustus 2019 pukul 09.00 WIB
Penutupan : 21 Agustus 2019 pukul 10.00 WIB

3. Bentuk dan Karakteristik Sukuk Negara
Tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan (non-tradable), tidak dapat dilikuidasi/dicairkan sampai dengan jatuh tempo kecuali pada periode early redemption.

4. Tanggal Penetapan Penjualan : 26 Agustus 2019

5. Tanggal Setelmen : 28 Agustus 2019

6. Tanggal Jatuh Tempo : 10 Agustus 2021

7. Minimum Pemesanan : Rp1.000.000

8. Maksimum Pemesanan : Rp3.000.000.000

9. Underlying Asset : barang milik negara (BMN), dan proyek APBN Tahun 2019

10. Akad : wakalah

11. Jenis imbalan/kupon : mengambang dengan imbalan/kupon minimal (floating with floor)

12. Tingkat imbalan/kupon :
a. Tanggal pembayaran imbalan/kupon pertama kali pada 10 Oktober 2019 (long coupon)
b. Untuk periode pertama (yang akan dibayar pada tanggal 10 Oktober 2019 dan 10 November 2019 berlaku kupon 7,4 persen per tahun (BI 7 days Revers Repo Rate 5,75 persen ditambah spread tetap 165 basis poin)
c. Tingkat imbalan/kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada tanggal penyesuaian imbalan sampai dengan tanggal jatuh tempo.
d. Tanggal mulai berlakunya kupon yang disesuaikan : 11 Februari, 11 Mei, 11 Agustus, 11 November setiap tahun.
e. Penyesuaian tingkat imbalan/kupon didasarkan pada tingkat imbalan acuan ditambah spread tetap 165 bps (1,65 persen)
f. Tingkat imbalan/kupon 7,4 persen per tahun adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan imbalan tingkat/kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo. 

13. Tanggal Pembayaran Imbalan/Kupon
Setiap tanggal 10 setiap bulannya. Dalam hal tanggal pembayaran imbalan/kupon bukan pada hari kerja, maka pembayaran imbalan/kupon dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi imbalan/kupon. Hari kerja adalah hari di mana operasional sistem pembayaran diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

14. Pembayaran Imbalan/Kupon Pertama Kali (Long Coupon) : 10 Oktober 2019

15. Periode Penyampaian Minat Pencairan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) :
Pembukaan : 24 Juli 2020 pukul 09.00 WIB
Penutupan : 4 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB

16. Tanggal Setelmen Early Redemption : 10 Agustus 2020

17. Nilai Maksimal Early Redemption : 50 persen dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing mitra distrubusi.

* * *

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Sukuk Tabungan seri ST005 hanya bisa dibeli selama masa penawaran 8-21 Agustus 2019. Meski masa penawaran belum dibuka, kita sudah bisa mendaftar terlebih dahulu untuk memesan ST005 di Bareksa.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi ST005? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan ST005.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli ST005? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

(KA02/AM)