Kamis, 25 Juli 2019 12:36:19 WIB

Fresh Graduate Gaji Rp8 Juta Masih Kurang? Begini Cara Aturnya

Reksadana bisa menjadi pilihan untuk menyimpan uang demi kebutuhan masa depan
Hanum Kusuma Dewi
Meskipun porsinya tidak mutlak, dalam pengaturan keuangan, dikenal rumus 50-30-20. (shutterstock)

Bareksa.com - Belakangan ini ramai di sosial media tentang curhatan seseorang yang mengaku lulusan Universitas Indonesia kecewa dengan tawaran kerja bergaji Rp8 juta per bulan. Untuk ukuran fresh graduate, sebenarnya jumlah yang jauh di atas upah minimum provinsi (UMP) Jakarta itu sudah cukup lumayan asal kita bisa mengaturnya.

Kalau kita sudah punya penghasilan, pengaturan keuangan ini wajib dilakukan agar urusan finansial kita sehat di masa depan. Meskipun porsinya tidak mutlak, dalam pengaturan keuangan, dikenal rumus 50-30-20 yang berarti: 50 persen untuk pengeluaran tetap, 30 persen untuk kebutuhan lain, dan 20 persen untuk masa depan.  


Apa saja yang masuk ke dalam pos-pos tersebut? Berikut penjelasannya.

1. Pengeluaran tetap
Yang masuk dalam pengeluaran tetap adalah kebutuhan sehari-hari, mulai dari makan, transportasi dan tempat tinggal. Kalau gaji kamu Rp8 juta, Rp4 juta bisa kamu gunakan untuk hal ini.

2. Kebutuhan lain
Hal yang masuk dalam pos ini adalah sesuatu yang dibutuhkan tetapi tidak terlalu penting. Misalnya internet, pakaian, gadget, hiburan, nongkrong dan belanja.

Kalau gaji kamu Rp8 juta, pos ini besarnya sekitar Rp2,4 juta.

3. Masa depan
Meskipun kelihatannya sepele, porsi ini sangat penting untuk kebutuhan masa depan kamu. Contohnya, untuk jalan-jalan, membeli rumah, menikah, dana darurat, hingga dana pensiun.

Dengan gaji Rp8 juta, porsi ini besarnya sekitar Rp1,6 juta.

Khusus untuk pos masa depan, biasanya kebanyakan dari kita hanya menyimpannya di rekening bank, atau di celengan. Padahal, kini sudah ada produk investasi yang berpotensi memberikan keuntungan lebih besar, yaitu reksadana.

Mengapa reksadana?

Reksadana adalah kumpulan dana masyarakat pemodal yang dikelola oleh manajer investasi untuk dimasukkan ke dalam aset-aset keuangan seperti saham, obligasi dan deposito. Reksadana cocok untuk pemula seperti kamu yang masih awam tentang investasi dan tidak punya waktu banyak untuk memantau berbagai aset investasi.

Reksadana adalah produk investasi resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga uang kita aman dan tidak akan dibawa kabur oleh oknum tidak bertanggung jawab. Selain itu, investasi reksadana ini sangat terjangkau, modal bisa dimulai dengan Rp100.000 saja di marketplace investasi Bareksa.

Reksadana mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan nilai aset-aset yang ada di dalamnya. Pertumbuhan harga reksadana ini tercermin dari nilai aktiva bersih per unit penyertaan (NAB/UP).

Simulasi Investasi Reksadana

Kamu mau tahu bagaimana keuntungan investasi reksadana ini? Mari kita gunakan simulasi yang berdasarkan data historikal reksadana di Bareksa.

Misalkan lima tahun yang lalu (Juli 2014) kita mulai berinvestasi di reksadana campuran Shinhan Balance Fund senilai Rp100.000. Kemudian, setiap bulan secara rutin kita masukkan porsi 20 persen gaji kita sebesar Rp1,6 juta tersebut di reksadana ini.

Tanpa terasa, setelah 5 tahun, uang pokok atau modal investasi kita mencapai Rp96,1 juta. Namun, karena dimasukkan ke dalam reksadana, uang tersebut tumbuh menjadi Rp144,14 juta. Artinya ada pertumbuhan Rp48,04 juta atau sekitar 49,99 persen dari modal kita selama lima tahun (per 24 Juli 2019).

Untuk jelasnya lihat grafik berikut ini. Garis hijau menunjukkan modal atau dana investasi kita dan garis abu-abu menampilkan hasil investasi kita.

Grafik Simulasi Investasi Reksadana

Sumber: Bareksa.com

Wah, dengan uang sebanyak itu tentu kamu bisa melakukan berbagai hal. Misalnya, mau traveling ke luar negeri, menyiapkan pesta pernikahan, membayar uang muka rumah atau bahkan memulai bisnis sendiri.

Berapapun gaji yang kamu terima sebagai fresh graduate, ayo mulai atur dari sekarang. Jangan lupa juga berinvestasinya di reksadana yang ada di Bareksa ya.

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.