Kamis, 18 Juli 2019 09:04:43 WIB

Reksadana Hari Ini : IHSG Melemah, Return Dua Reksadana Saham Ini Meroket

Minna Padi Pasopati Saham dan Shinhan Equity Growth mencetak return 1,15 persen 0,95 persen pada 17 Juli 2019
Romainah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 17 Juli 2019 melemah 0,11 persen ke level 6.394,61. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih Rp358 miliar. Benchmark obligasi pemerintah tetap di level 7,1 persen, pada 17 Juli 2019.

Bareksa.com - Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir :

Reksadana Saham


IHSG : 3,3 persen
Indeks Reksadana Saham : 1,27  persen
Shinhan Equity Growth : 12,96 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,75 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 5,92 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 2,87 persen
Shinhan Balance Fund : 5,69 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 2,85 persen
Pratama Syariah Imbang : 4,64 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 2,77 persen
Cipta Bond : 4,61 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 3,06 persen
Bahana Mes Syariah Fund : 3,77 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,395 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,354 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,354 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,35 persen
Reksa Dana Mega Dana Kas : 0,67 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,08 persen
Cipta Dana Kas Syariah : 6,2 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 17 Juli 2019 melemah 0,11 persen ke level 6.394,61.  Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih Rp358 miliar. Benchmark obligasi pemerintah tetap di level 7,1 persen, pada 17 Juli 2019.

Di tengah pelemahan IHSG, di marketplace Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) positif pada perdagangan 17 Juli 2019, yaitu Minna Padi Pasopati Saham dan Shinhan Equity Growth.

Reksadana saham Minna Padi Pasopati Saham mencetak imbal hasil (return) 1,15 persen dalam sehari pada 17 Juli 2019. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2019, portofolio investasi reksadana ini adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JMSR), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), dan BPD Jawa Timur.

Sedangkan reksadana saham Shinhan Equity Growth mencetak imbal hasil (return) 0,95 persen dalam sehari pada 17 Juli 2019. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2019, portofolio investasi reksadana ini adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Bank Index Selindo, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

 

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.