Jumat, 11 Januari 2019 03:41:27 WIB

Perundingan AS - China Terus Dipantau, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

Tertular sentimen Wall Street, Bursa Saham Asia dibuka menguat terbatas
Muhammad Ikhsan B
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/6). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Bareksa.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan dan ditutup naik 0.9 persen ke 6,328 pada perdagangan Kamis, 10 Januari 2019. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Jumat, 11 Januari 2019, IHSG berhasil menguat. Pada pukul 10.34, IHSG di level 6.344 atau menguat 0,24 persen.

Kemarin delapan dari sembilan sektor saham dalam IHSG ditutup menguat, didorong sektor consumer dengan penguatan 1,96 persen, disusul sektor industri dasar yang menguat 1,79 persen.


Masuknya dana asing ke bursa serta penguatan rupiah menjadi sentimen positif bagi indeks di tengah bervariasinya  Bursa Saham Asia menantikan hasil perundingan dagang antara AS dan China.

Bursa AS Masih Ditutup Menguat

Wall Street menguat dengan indeks DJIA naik 0,51 persen, S&P 500 menguat untuk kelima hari berturut-turut dan ditutup naik 0,45 persen. Nasdaq naik 0,42 persen dengan Apple dan Amazon.

Namun penguatan tertahan setelah rilis penjualan ritel selama musim liburan yang mengecewakan dari Macy’s serta revisi target kinerja American Airlines yang menekan saham perusahaan penerbangan.

Selain itu, pasar juga cemas akan perpanjangan government shutdown. Earnings season akan dimulai pekan depan dengan J.P. Morgan Chase, Bank of America dan Morgan Stanley. Emiten S&P 500 diperkirakan membukukan pertumbuhan laba 14,5 persen selama kuartal IV 2018.

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

IHSG ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level 6.328. Indeks berpeluang untuk kembali melanjutkan penguatannya menuju resistance level 6.355 hingga 6.385.

MACD bergerak cenderung menguat, sementara stochastic juga berada di wilayah netral dengan kecenderungan menguat. Namun jika indeks berbalik melemah dapat melanjutkan konsolidasi menguji 6.300.

Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif cenderung menguat terbatas.

Bursa Asia Dibuka Menguat Terbatas

Bursa saham Singapura pada perdagangan hari ini dibuka menguat meskipun sentimen negatif perang dagang masih menyeruak. Saham-saham dari sektor keuangan masih mendominasi penguatan bursa saham Negeri Singa tersebut.

Indeks Straits Time hingga 08.21 WIB atau 09.21 waktu setempat, tercatat menguat 0,39 persen. Volume transaksi tercatat mencapai 95,1 juta saham senilai SGD138,1 juta.

Adapun Bursa Saham Jepang dibuka menguat, Jumat (11/1/2019), namun investor tampak berhati-hati jelang libur long weekend di Negeri Sakura itu.

Indeks acuan Nikkei 225 melompat 0,83 persen sementara indeks Topix bertambah 0,79 persen di awal perdagangan, AFP melaporkan.

Pasar saham Tokyo akan tutup hari Senin mendatang karena libur nasional.

(KA02/AM)

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.