Kamis, 12 November 2015 14:51:19 WIB

Bareksa FundRank: Top-5 Reksa Dana Campuran Berkinerja Terbaik Kuartal III 2015

Sejumlah Manajer Investasi memperbesar portofolio obligasi untuk menyiasati penurunan harga saham.
Suhendra
Seorang karyawan di perusahaan money changer di Jakarta memegang gepokan uang rupiah (Reuters/Beawiharta)

Bareksa.com - Perekonomian yang melambat sejak tahun lalu ikut menyeret kinerja reksa dana campuran. Return keseluruhan produk reksa dana campuran tercatat minus 12,21 persen sepanjang periode pengamatan September 2014 - September 2015.

Namun, kinerja produk reksa dana campuran masih lebih baik dibanding reksa dana saham.


Grafik: Perbandingan Return Indeks Reksa Dana Campuran dengan Reksa Dana Saham

Sumber: Bareksa.com

Kondisi ini karena produk reksa dana campuran terbantu oleh peraturan yang membolehkannya mengubah mayoritas alokasi dana kelolaan dari instrumen bersifat ekuitas ke instrumen berbasis utang (obligasi) dan juga pasar uang (deposito). Dengan demikian, Manajer Investasi (MI) produk reksa dana campuran dapat lebih fleksibel dalam mengalokasikan dana kelolaannya.

Jadi, ketika pasar saham tertekan, para MI banyak mengalihkan dananya ke dalam instrumen pendapatan tetap atau pun pasar uang. Yang terpenting, bagaimana MI dapat menangkap kesempatan yang tepat untuk mengalihkan dananya ke instrumen lain.

Dari 126 produk reksa dana campuran, terpilih lima reksa dana campuran terbaik versi Bareksa, yaitu: Schroder Dana Terpadu II, Panin Dana Prioritas, Maybank GMT Dana Unggulan, BNP Paribas Spektra, dan Schroder Syariah Balanced Fund.

Kelimanya terpilih berdasarkan "Barometer Bareksa* yang di dalamnya memperhitungkan berbagai komponen.

Profil 5 Reksa Dana Campuran Terbaik Versi Bareksa

Sumber: Bareksa.com

Grafik: Perbandingan Kinerja 5 Reksa Dana Terbaik terhadap Indeks Reksa Dana Campuran

Sumber: Bareksa.com

Selain bahwa Barometer Bareksa menunjukkan skor tinggi, kinerja kelima reksa dana terpilih itu juga menghasilkan return yang lebih tinggi dibandingkan produk reksa dana campuran lainnya. Dari kelima produk, reksa dana Panin Dana Prioritas mencatatkan return paling tinggi dibanding empat produk reksa dana lainnya.

Berdasarkan data Bareksa, Panin Dana Prioritas tercatat mulai mengalihkan dana kelolaannya ke produk obligasi pada 5 Mei 2015. Hal ini tercermin di data korelasi antara pergerakan reksa dana Panin Dana Prioritas dengan Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap. Sementara, tiga produk reksa dana lainnya mulai memperbesar alokasi portofolio obligasinya sekitar sebulan kemudian.

Grafik: Perbandingan Kinerja Panin Dana Prioritas terhadap Indneks Reksa Dana Pendapatan Tetap

Sumber: Bareksa.com

Berbeda dengan empat produk reksa dana lainnya, reksa dana BNP Paribas Spektra tidak mengalihkan dana kelolaannya ke dalam instrumen obligasi, melainkan instrumen deposito perbankan. Berdasarkan fund factsheet, BNP Paribas Spektra tercatat melakukan beberapa kali perubahan alokasi dana kelolaan depositonya pada beberapa perbankan nasional, seperti Bank Danamon Syariah, Bank BNP Paribas, dan Bank CIMB Niaga.

(Laporan lengkap Bareksa FundRank bisa dilihat di tautan ini)

 

Metode Pemilihan Reksa Dana Terbaik Bareksa

Dalam melakukan pemilihan reksa dana, tim analis Bareksa menggunakan Barometer Bareksa yang diformulasikan dengan memasukkan komponen perubahan jumlah dana kelolaan (AUM) reksa dana, performa return reksa dana terhadap benchmark, dan sebaran nilai risiko terhadap return yang dihasilkan reksa dana yang direpresentasikan oleh Sharpe Ratio.